Jika ingin selesai kenapa tidak dibicarakan?
Kenapa harus menghindar dan pergi tanpa alasan?
Aku tahu dan sadar diri, siapa aku disini yang lancang berdiri di pintu hatimu?
Setiap kali ku ketuk, kenapa juga tak kau buka walau hanya sebentar lalu kau tutup lagi?
Kenapa kau biarkan aku sendiri memikirkan hal yang menurut kau tak penting ini?
Jika selesai, buka hatimu sebentar saja lalu ucaplah kata selesai setelah itu terserah kau mau menutup lagi atau justru kamu buka lebar dan membiarkanku berbalik arah meninggalkan pintumu itu?
Apa salahku sehingga kau menghilang seperti ini?
Aku bimbang...
Aku ragu..
Memilih untuk tetap tinggal atau pergi dan mungkin tak mau melihatmu lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar