kata itu seperti menyakitkan untuk didengar
namun desetiap pertemuan selalu ada perpisahan
entah itu sudah karmanya ato entah itu realitanya
perpisahan yang buat aku hancur di awal
perpisahan yang buat aku bimbang
perpisahan yang buat aku takuti selama ini
telah terjadi,...
aku yang selalu bertindak seenaknya
aku yang selalu ngomong seenaknya
kinii menyadari..
bahwa ternyata memang kamu selalu tertekan terhadapku
kenapa selama ini kamu gak pernah bilang?
kenapa selama ini kamu diam saja?
kenapa kamu biarin ini berjalan sampe sekarang?
perpisahan menurut aku hal yang paling menyakitkan lebih dari apapun
perpisahan ini gak pernah aku inginkan
perpisahan ini gak mau aku jalani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar